Double Top and Double Bottom Patterns - Bullish and Bearish

Pola Double Top dan Double Bottom

0 0 Vote
Instructor

Pola Double Top dan Double Bottom

Sesi ke-31 dari Pelatihan Forex

Selamat datang ke pelatihan professional Forex di pasar finansial. Pada sesi ini akan dipelajari pola Double Top dan Double Bottom.

Pola Double Top

Ketika dua puncak pada uptrend terbentuk berdampingan, pola Double Top (Atas Ganda) dapat digambar dengan menempatkan 2 garis level pada puncak tertinggi sebagai tambahan pada lembah kedua puncak tersebut. Puncak tertinggi dapat setara atau berbeda, sedangkan waktu pembentukannya akan berbeda. Garis leher (neckline), dikenal sebagai garis konfirmasi, harus berada pada suatu garis level yang menentukan titik breakout ketika sebuah order ditempatkan oleh trader. Lembah di antara kedua puncak tersebut TIDAK boleh melewati 38,2% dari pola Fibonacci yang harus digambar dari titik awal tren hingga puncak gelombang pertama. H adalah jarak antara puncak dari gelombang tertinggi dan Garis Leher, yang harus berupa garis vertikal. Harga TP akan sejauh H pip dari titik Breakout, sedangkan harga SL di bawah puncak gelombang kedua.

Double Top and Double Bottom Patterns - Two peaks and A Valley-Speculated Downward Trend Bearish

Pola Double Bottom

Pada tren menurun, pola Double Bottom (Bawah Ganda) terbentuk oleh dua lembah yang berurutan dengan tinggi dan lebar yang berbeda atau sama. Neckline (garis leher) atau garis konfirmasi merupakan garis level pada titik puncak yang mengindikasikan titik breakout. Jika titik puncak melewati level 38,2% pada pola Fibonacci, yang digambar pada titik awal tren hingga lembah pertama, pola Double Bottom tidak akan dapat diandalkan. H adalah jarak vertikal antara titik bawah lembah terpanjang dan Neckline. Harga TP sejauh H pip dari titik breakout, sedangkan harga SL lebih rendah dari lembah kedua.

Beberapa contoh bermanfaat akan kita pelajari menggunakan MT4. Salah satu persyaratan dari pola ini adalah bahwa lembah dari Double bottom tidak boleh melewati level 38,2%dari pola Fibonacci pada ayunan. Pada contoh ini, Fibonacci digambar dari titik awal tren hingga puncak dari gelombang yang lebih panjang. Lembah melewati level 38,2%, sehingga pola Double Bottom tidak terbentuk. Contoh lain untuk pola Double Bottom yang dapat digambar. Fibonacci digambar dari titik awal ayunan hingga lembah dari gelombang yang lebih panjang. Trader dapat menggambar figur tren dengan menempatkan Garis tren dan Garis leher pada titik puncak. Titik puncak tidak melewati level 38,2%, sehingga pola Double Bottom dapat diandalkan. Fibonacci lain dapat digambar secara vertikal dari lembah gelombang yang lebih panjang ke Neckline untuk menganggap H dan H/2 pip di atas titik breakout. Trader dapat memindahnya untuk mengurangi kerumitan pada grafik. H adalah 202 pip, dan tren telah melewati harga TP dengan beberapa fluktuasi.

Double Top and Double Bottom Patterns - Valley and Peaks on Fibonacci Levels - Bullish and Bearish Price Trend

Contoh lain dari Double Top, di mana dua puncak terbentuk secara berurutan. Trader dapat menggambar garis Tren dari pola ini dan menempatkan pola Fibonacci untuk mengklarifikasi apakah lembah telah melewati level 38,2%. Sebagaimana yang terlihat, lembah tidak melewati level tertentu, sehingga pola Double Top ini valid dan titik breakout dapat diindikasikan dengan menggambar Neckline. Fibonacci mengklarifikasi harga TP di bawah titik breakout dengan jumlah H/2 atau H pip.

Double Top and Double Bottom Patterns - Two Valleys and A Peak-Speculated Upward Trend Bullish

Jika pola Double Top terbentuk pada kerangka waktu tertentu, trader dapat mengubah kerangka waktu ke format lain. Pada contoh ini, level resistansi menunjukkan konfirmasi lain untuk order Jual. Berdasarkan mode tindakan harga, trader dapat menempatkan order Jual lebih cepat dari terbentuknya titik breakout. Terdapat beberapa penurunan setelah harga mencapai level resistansi, pada kerangka waktu D1. Pada H4, trader dapat memeriksa apakah terdapat pola lain, sehingga daerah itu dapat ditandai agar trader dapat mennemukan area tersebut dengan mudah ketika kerangka waktu berubah. Terdapat pola lilin Engulfing pada puncak kedua pola Double Top, sehingga trader dapat menempatkan order Jual di bawah lilin Engulfing untuk memperoleh lebih banyak keuntungan, dengan harga SL pada lilin yang ditentukan. Ketika harga pasar mencapai titik breakout, trader dapat mencapai keuntungan lebih dari 90 pip. SL akan berada di sekitar 70 pip, sedangkan TP akan menjadi 261 pip, dengan demikian menghasilkan jumlah risiko sekitar 4 kali lebih tinggi. Akan lebih menguntungkan untuk mengidentifikasi arah tren melalui berbagai pola, khususnya ketika pola lilin terbentuk pada pola Double Top.

Double Top and Double Bottom Patterns - Trading Signal Confirmations - H and H/2 Take Profit Neckline Breakout

Demikianlah akhir sesi ini, sampai lain waktu dan di sesi lain.

Comments

Copyright © 2011-2020 PFOREX.COM | Professional Forex School | Cashback and Rebates