Risk Management and Money Management - Forex Market

Manajemen Risiko dan Keuangan dalam Trading

0 0 Vote
Instructor

Manajemen Risiko dan Keuangan dalam Trading

Sesi ke-54 dari Pelatihan Forex

Selamat datang kembali ke pelatihan professional Forex di pasar finansial. Pada sesi ini kita akan membahas Manajemen Risiko dan Keuangan dalam Trading.

Prosedur Trading

Pertama-tama, trader harus mempelajari metode analisis Teknikal dan Fundamental untuk mengidentifikasi arah dan tren harga pasar. Setelah itu, terus berlatih selama bertahuan-tahun adalah hal penting bagi trader untuk mengembangkan kemampuan bertrading secara sukses. Masa latihan setiap orang tidak sama, tergantung pada pengetahuan latar belakang dan antusiasme mereka untuk belajar lebih lanjut. Trader harus selalu berlatih dan belajar, sama seperti atlit yang tidak boleh berhenti berlatih secara rutin untuk mencapai puncak profesi mereka.

Setelah trader memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang cukup, maka ia dapat menentukan harga entri Jual atau Beli melalui metode Aksi Harga. Trader harus mempertimbangkan bahwa dalam beberapa bagian tidak memungkinkan untuk menempatkan order apa pun, sehingga lebih baik untuk mengamati tren pasar dan menunggu titik yang sesuai yang dapat dideteksi menggunakan strategi atau pola seperti Aksi Harga, Gelombang Elliott, pola Andrew Pitchfork dan Harmonik.

Risk Management and Money Management - Fundamental and Technical Forex Market Analysis

Trader harus mempelajari dan memanfaatkan strategi yang dapat dipersonalisasi untuk tiap trader. Hal ini akan dibahas lebih detail di sesi selanjutnya enciptakan dan Mengkustomisasi Strategi:.

Terakhir, trader dapat menentukan entri Jual atau Beli, harga TP dan SL secara tepat. Trader dapat menggunakan perencanaan berbasis Skenario untuk mengembangkan keterampilan tradingnya. Berdasarkan jumlah order dan pip, trader harus memanfaatkan Manajemen Risiko dan Keuangan pada order mereka.

Dengan bantuan berbagai konfirmasi dari bermacam-macam strategi, pola, dan analisis, trader dapat menempatkan order yang sesuai.

Manajemen Keuangan

Trader harus mempertimbangkan strategi Manajemen Keuangan untuk mencapai proses trading yang aman dan hasil yang lebih tinggi.

  1. Manajemen keuangan dari dana yang disetorkan dalam akun riil untuk berbagai trader dapat dikelompokkan sebagai berikut:

a.Trader amatir harus membuka akun dengan $50-$500 selama satu tahun.

b.Trader menengah independen yang belu memperoleh kemampuan memadai untuk menghindari kekeliruan seperti Volume order, harga TP atau SL yang tidak akurat. Trader ini harus menyetorkan dana kurang dari 3% dari anggaran modal tambahan selama 3 tahun.

Risk Management and Money Management - Stop Loss and Take Profit Prices - Customize Trading Strategies

c.Trader profesional dengan pengalaman dan pengetahuan luas dapat menyetorkan dana kurang dari 10% dari anggaran modal tambahan mereka. Akan tetapi, pengetahuan menyeluruh, prediksi dan analisis rasional tidak menjamin perdagangan dan profit yang sukses.

  1. Manajemen Keuangan dari order dan perdagangan dapat terdiri sebegai berikut:

a.Berdasarkan metode dan perilaku trading: Jangka Panjang, Menengah, atau Pendek; trader dapat membuka akun trading riil. Sebagai contoh, jika trader ingin menempatkan order jangka pendek dengan harga TP sebesar 20 pip dari harga entri. Sebagai tambahan, untuk order jangka menengah dan panjang pada simbol yang sama dengan masing-masing 50 pip dan 500 pip. Order jangka pendek dapat ditutup dalam menit atau jam, sedangkan jangka menengah akan memerlukan beberapa hari, dan jangka panjang akan bertahan selama beberapa bulan. Sangat disarankan bagi trader untuk menempatkan order secara terpisah dalam beberapa akun berdasarkan jangka waktunya. Metode ini dapat diterapkan untuk mengurangi tekanan pembuatan keputusan bagi trader.

Risk Management and Money Management - Trading Knowledge and Experience - High Yield and Profit

b.Trader dapat mentransfer sejumlah dana dari tiap akun ke akun lain. Misalnya, jika trader memperoleh profit dari akun jangka menengahnya dan terdeteksi posisi yang sesuai dengan beberapa konfirmasi pada akun jangka pendek, trader dapat mentransfer sejumlah dana dari akun jangka menengah ke akun jangka pendek.

Risk Management and Money Management - Short, Medium and Long Term Trading Method

c.Trader harus tidak pernah memberikan semua dananya pada satu akun atau order. Tidak seorang pun dapat menjamin bahwa order akan 100% berhasil. Berita atau peristiwa apa pun seperti perang, banjir, atau gempa bumi dapat mengubah arah tren di mana trader telah menempatkan order dengan beberapa konfirmasi yang kuat.

d.Trader harus menentukan volume tiap order dengan mempertimbangkan aspek-aspek berikut:

i.Rasio kerugian berdasarkan sesi harga 1 pip. Contohnya, profit atau kerugian EURUSD pada tiap pip adalah $10.

ii.Jumlah pip sebesar poin TP atau SL dari harga entri

iii.Persentase risiko yang ditentukan oleh metode manajemen Risiko

iv.Jumlah order di sekitar harga tertentu

  1. Manajemen keuangan dalam menarik dana adalah persoalan penting yang tak pernah dieksplorasi oleh sebagian besar trader. Menyimpan terlalu banyak dana dalam sebuah akun meningkatkan risiko kehilangan modal. Misalnya, trader dapat memperoleh sejumlah profit dari perdagangan. Setelah beberapa konfirmasi, trader menempatkan order di mana volumenya dipilih secara tidak rasional karena besarnya jumlah dana dalam akun tersebut. Setelah beberapa fluktuasi, harga menyentuh titik SL dan semua dana trader hilang. Seandainya trader menarik sejumlah dana setelah memperoleh profit, modal mereka akan aman.

a.Trader harus mempertimbangkan batasan tertentu untuk dananya di tiap akun berdasarkan metode trading.

b.Trader harus menarik jumlah uang yang lebih tinggi dari batas yang ditentukan.

Risk Management and Money Management - Deposit Money for Trading in Forex Market

c.Jika trader dapat menghasilkan profit $900 dari akun $100, tidak berarti bahwa ia dapat memperoleh $9000 dari akun $1000. Akun $100 mempunyai kondisi berbeda dari akun $1000. $100 dapat diabaikan, sedangkan $1000 bukan jumlah yang dapat diabaikan sebagian besar orang. semakin tinggi jumlah uang membawa tekanan yang lebih banyak pada trader.

Manajemen Risiko

Salah satu masalah penting yang harus dipertimbangkan trader ketika dia ingin menempatkan order adalah Manajemen Risiko. Seperti pedal gas dalam mobil, jika trader salah menggunakan Manajemen Risiko, maka semua modal dalam akun tersebut akan hilang.

Melalui metode Manajemen Risiko, trader dapat merisikokan sebagian modal berdasarkan strategi yang diterapkan, serta kekuatan sinyal dan konfirmasi pada titik tertentu. Contohnya, tak seorang pun dapat mobil dalam kecepatan tinggi dalam setiap kondisi. Kecepatam di jalan sempit harus di bawah 8 mil/jam, sedangkan kecepatan dapat lebih tinggi dari 70 mil/jam di jalan tol.

Sebagai contoh, strategi dari trader mempunyai 4 kondisi di mana masing-masing mempunyai probabilitas keberhasilan yang berbeda berdasarkan konfirmasi dan sinyal:

  1. 65%
  2. 72%
  3. 77%
  4. 85%

Jadi ketika kemungkinan keberhasilan order trader sekitar 65%, ia dapat merisikokan 2%modal akun. Jika strategi kedua sudah ditetapkan, maka dia dapat merisikokan 3%dari modalnya, sedangkan pada kondisi ke-3 dan 4, trader dapat merisikokan 4%dan 8%. Jadi berdasarkan kondisi trading, trader dapat memilih suatu bagian dari modal akun untuk mengembangkan Manajemen Risiko yang sesuai. Trader dapat menentukan lebih banyak kondisi strategi untuk menempatkan lebih banyak order. Contohnya, 5 jenis strategi trading dapat mengembangkan kondisi di mana trader mempunyai lebih banyak waktu dan berfokus untuk mendeteksi lebih banyak titik dan tren yang menguntungkan. Trader yang menggunakan lebih banyak strategi dan menunggu kondisi yang lebih baik, akan menempatkan order dalam suatu kondsi yang mewakili kemungkinan keberhasilan yang lebih tinggi. Untuk itu, semakin sedikit kemungkinan dianggap berkurang. Meskipun perdagangan lebih sedikit, trader ini dapat memperoleh lebih banyak profit dari order mereka.

Risk Management and Money Management - Strategy, Plan and Analyst - Definition and Models

Salah satu hal terpenting adalah bahwa trader harus belajar memahami dan mengetahui di pasar ini dan sembari melakukan manajemen risikonya. Menggunakan manajemen risiko secara salah dapat menyebabkan trader kehilangan semua dana banknya.

Manajemen risiko atau melibatkan sebagian investasi dalam perdagangan dapat dilakukan dengan menggunakan faktor strategi dan kesesuaian. Contohnya, sama sekali tidak mungkin mengemudi pada kecepatan 100 kilometer sejam, secara terus-menerus, di satu jalan Anda dapat mengemudi 5 kilometer sejam dan di jalan lain Anda dapat mengemudi 20 kilometer sejam, atau di jalan tol Anda dapat mengemudi hingga 100 kilometer per jam. Jadi kecepatan yang Anda pilih berdasarkan manajemen risiko Anda dan mengetahui jalan, waktu, dan kecepatan.

Contoh yang sama dapat ditemukan di pasar finansial. Misalnya, Anda mempunyai strategi dengan empat kemungkinan dan masing-masing persentase profit Anda berbeda. Pada strategi pertama profit Anda adalah 65%, pada strategi kedua dengan kesesuaian yang lebih baik adalah 72%, dan pada strategi ketiga dengan kesesuaian yang lebih baik lagi yaitu 77%, dan terakhir, pada strategi keempat dengan semakin banyak kesesuaian adalah 85%. Jadi satu perdagangan berdasarkan jumlah kesesuaian, risiko dapat dihitung dalam perdagangan tersebut.

Risk Management and Money Management - Confirmations of Trading Pattern, Indicators and Oscillators

Berikut adalah rincian manajemen risiko mengikuti contoh di atas: pada 65% profit hanya ambil risiko hingga 2%, ketika 72% hanya risikokan 3,5%, ketika 77% hanya risikokan 4%, dan terakhir, ketika 85% ambil risiko hingga 8%.

Disarankan untuk menggunakan antara 2 dan 5 strategi, jika Anda ingin membuat lebih banyak perdagangan. Hal ini juga membantu Anda mempunyai batas waktu yang lebih baik untuk membuat perdagangan Anda dan pada saat-saat khusus mempunyai pilihan yang lebih baik ketika pasar mengendap, untuk memungkinkan Anda melakukan trading. Contohnya, menggunakan 2 atau 5 strategi yang berbeda akan memberi Anda sudut pandang yang lebih baik, sehingga Anda tidak akan lagi melakukan trading seperti 65% atau 72% dan hanya melakukan trading pada 77% dan 85%. Ingatlah untuk mempunyai manajemen risiko yang lebih baik, Anda harus menggunakan lebih banyak strategi dan lebih sabar. Pihak-pihak yang melakukan trading berdasarkan prinsip ini mendapatkan hasil yang lebih baik di pasar.

Hal tersebut menyimpulkan sesi ini, sampai lain waktu dan di sesi lain, sampai jumpa.

Comments

Copyright © 2011-2020 PFOREX.COM | Professional Forex School | Cashback and Rebates